Rabu, 08 Juni 2011

CAHAYA

            Cahaya merupakan pancaran gelombang elektromagnetik yang mengandung energi radiasi. Cahaya dipancarkan oleh benda – benda yang memiliki cahaya sendiri yang disebut dengan sumber cahaya. 
            Sumber cahaya yang memiliki energy radiasi terbesar adalah matahari. Untungnnya, kita tinggal di planet Bumi yang jaraknya cukup jauh dari matahari dan ada atmosfer yang melindungi bumi dari radiasi matahari yang sangat berbahaya. Itulah sebabnya mengapa kebocoran ozone menyebabkan kekhawatiran yang tinggi dari para pecinta lingkungan. Jika tingkat kebocoran ozone semakin besar makhluk yang tinggal di bumi akan terancam terkena radiasi matahari.
            Tidak semua benda memiliki cahaya sendiri contohnya bulan. Bulan merupakan satelit bumi yang tidak memiliki cahaya sendiri. Kita melihat bulan bercahaya karena bulan memantulkan cahaya matahari yang mengenai permukaannya.  Benda yang tidak mempunyai cahaya sendiri disebut benda gelap. Benda gelap terbagi dua
1.      Benda gelap yang tembus cahaya adalah benda gelap yang bisa meneruskan sebagian atau hamper seluruh cahaya yang mengenainya. Contohnnya kaca.
2.      Benda gelap yang tidak tembus cahaya adalah benda gelap yang tidak bisa meneruskan cahaya yang mengenainnya contohnya tembok.
Cahaya meiliki sifat – sifat tersendiri, yaitu :
-           cahaya bisa berperilaku sebagai gelombang dan partikel ( dikenal dengan istilah dualism sifat cahaya)
-          Cahaya termasuk gelombang elektromagnetik karena dalam perambatannya tidak memerlukan zat perantara
-          Cahaya termasuk gelombang transversal  jika ditinjau dari arah perambatannya yang tegak lurus dengan arah getaran medan listrik dan medan magnetik ( elektromagnetik )
-          Cahaya tidak bisa dikategorikan sebagai zat karena tidak memiliki massa dan menempati ruang.
-          Cahaya memiliki energi radiasi yang sangat besar .
-          Cahaya merambat melalui garis lurus, dapat dipantulkan dan dibiaskan

Remember that!!!!!!


v= s/t  
Dengan :
v = cepat rambat bunyi (m/det)
s = jarak yang ditempuh oleh gelombang bunyi (m)
t = selang waktu bunyi terdengar oleh pengamat (detik)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar